Ingin Hamil Setelah Menunggu Lama

Pasangan yang memiliki masalah kesuburan perlu menunggu lama untuk mendapatkan buah hati. Bagi beberapa pasangan, dinyatakan positif hamil mengundang berbagai perasaan, dari suka-cita hingga rasa lega, canggung, dan kerap kali tidak percaya. Setelah beberapa bulan atau beberapa tahun menjalani pengobatan dan akhirnya hamil, ada tantangan baru yang akan Anda hadapi berikut solusi menghadapi tantangan tersebut.

hamil

Penanganan Medis

Pada minggu-minggu pertama kehamilan, banyak wanita yang khawatir akan kehilangan bayi, terutama jika pernah memiliki riwayat keguguran. Jika sudah pernah keguguran lebih dari dua kali, perlu dicari penyebab keguguran tersebut, untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi. Dokter kandungan Anda, akan memantau kehamilan secara hati-hati melalui:

  • Tes darah, untuk mengukur kadar progesteron dan human chorionic gonadotropin (hCG), hormon yang dikeluarkan tubuh selama kehamilan.

  • Tes urin, untuk memeriksa sel darah merah dan sel darah putih, kadar gula, protein, bakteri, dan faktor lain yang berdampak pada kehamilan.

  • Tes tekanan darah, untuk memeriksa jika ada perubahan drastis pada angka tekanan darah.
  • Ultrasound, untuk memastikan janin berkembang dengan baik.
  • Antenatal care (ANC/pemeriksaan pra-kelahiran) yang teratur sangat perlu dilakukan.
  • Pemeriksaan infeksi dan kelainan genetik. Pemeriksaan ini hanya diperlukan jika pasien sudah lebih dari dua kali keguguran.

Selain itu, pemeriksaan ekstra perlu dilakukan jika calon ibu mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes mellitus yang perlu pengontrolan kadar gula darah, pemeriksaan tensi darah yang teliti disertai pemeriksaan kadar asam urat, protein dalam air seni dan sebagainya.

Jika Anda memiliki keluhan, jangan ragu berkonsultasi kepada dokter. Katakan kepada dokter kandungan jika Anda mengalami sakit pada perut, kram atau kontraksi, demam atau menggigil, muntah terus-menerus, sakit saat buang air kecil, atau mengalami pendarahan. Jika seorang wanita pernah keguguran satu atau dua kali, biasanya tidak ada masalah dengan kehamilan. Namun jika lebih dari itu, perlu ada perawatan medis ekstra, segera hubungi dokter. Hal itu bisa menjadi tanda kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan) atau gejala keguguran yang harus segera ditangani.

Penanganan Emosional

Jika Anda pernah gagal menjalani kehamilan atau sudah menanti kelahiran bayi untuk waktu lama, mungkin sulit bagi Anda menerima kenyataan bahwa ada kehidupan yang mulai berkembang di dalam tubuh Anda. Beberapa wanita, melindungi diri dari rasa kecewa (yang sebelumnya pernah dirasakan ketika keguguran kandungan) dengan membatasi ikatan emosional yang terlalu dalam dengan bayi di dalam kandungan. Sebagian wanita lain kerap meminpikan hal buruk terjadi pada janin. Sementara ada juga calon ibu yang belum bisa bernapas lega sebelum bayi benar-benar lahir.

Kehamilan yang sangat ditunggu besar kemungkinan membawa dampak bagi kehidupan pernikahan. Misalnya, menghindari berhubungan seksual karena khawatir aktivitas tersebut berakibat buruk terhadap janin. Calon ibu bisa juga merasa “tidak boleh” mengeluhkan ketidak nyamanan yang dirasakan selama hamil, terutama kepada pasangan, karena sudah menunggu lama untuk bisa hamil.

Secara umum, perasaan tersebut wajar dialami pasangan yang sudah menunggu lama untuk memiliki momongan. Selama emosi bergolak sepanjang kehamilan, pastikan Anda dan pasangan punya kesempatan untuk mengungkapkan perasaan, bukan hanya mengekspresikan kegembiraan melainkan rasa sakit, takut, atau khawatir. Jika dirasa perlu, Anda bisa mencari bantuan dari konselor atau terapis.

Jika anda menginginkan hasil yang maksimal tidak ada salahnya anda mencobat obat penyubur kandungan seperti madu penyubur kandungan karena didalam obat ini terdapat kandungan Arginine. Arginine yang terdapat dalam kandungan ekstrak didalam madu penyubur kandungan mempunyai manfaat dalam mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan sperma. Kandungan Anetol dan Boron yang terdapat dalam kandungan ekstrak tersebut mempunyai manfaat menjaga kesehatan organ reproduksi wanita dan mampu merangsang kinerja hormon estrogen.