Membatasi Perkembangan Produk Tanpa Serat

Pemerintahan harus mempertimbangkan investasi mereka dan aturan subsidi baik dalam industri pertanian maupun industri makanan. Peraturan diarahkan pada peningkatan pertumbuhan tanaman pangan, termasuk saluran dan buah-buahan. Dengan menggantikan bahan gizi yang hilang dari produksi daging yang berkurang dengan bahan gizi dari sumber nabati, akan jauh lebih sedikit air yang diperlukan.

Polusi Air Dari Ternak

polusi airSelain tuntutan yang berlebihan terhadap suplai air, pemeliharaan hewan bisa berperan serta secara langsung pada polusi ar Khususnya negara-negara yang lebih kaya harus menanggulangi masalah pengelolaan volume kotoran yang sangat besar dari ternak dan perusahaan susu. Lahan makanan relatif kecil, sebidang tanah berpagat yang dipadati dengan begitu banyak kepala ternak sehingga mereka sulit mempunyai ruang gerak. Pengaturan semacam itu memberikan manfaat ekonomis: kemampuan hewan untuk bergerak terbatas dan dengan begitu mereka mengalami kenaikan berat badan dalam waktu singkat. Karena mereka dijual dari berat badan, keuntungan finansialnya sudah pasti. Sayangnya, WHO telah mengemukakan bahwa praktik pemeliharaan “kurungan” intensif sekarang ini bisa menyebabkan “produksi kotoran dan pupuk yang terkonsentrasi di satu tempat”. Kotoran ini biasanya tinggi senyawa nitrogen, fosfat, dan potasium. Ini kerap dicemarkan oleh sejumlah besar logam berat termasuk tembaga, seng, dan kadmium.

Jika kotoran ini digunakan untuk tanah pertanian, bisa menyebabkan masalah yang berarti. Beberapa dari senyawa ini bisa diserap oleh tanaman dan masuk ke dalam rantai makanan. Jumlah besar kotoran yang tertumpuk dalam lahan pangan juga bisa mencemarkan sumber air ketika hujan membersihkan kotoran itu dari lahan tersebut. Satu akibat umum kiriman dari lahan pangan ini adalah proses yang tidak diinginkan yang disebut eutrophication. Barangsiapa yang pernah melihat suatu kolam yang ditutupi dengan pertumbuhan ganggang yang berlebihan bisa mengaitkan pada proses pertumbuhan kehidupan tanaman yang berlebihan dan berbahaya dalam air. Yang menjadi keprihatinan lainnya adalah sekelompok bahan kimia yang disebut nitrat. Senyawa ini, bila dicerna oleh manusia, bisa terlibat dalam reaksi biologis yang menghasilkan nitrosamine, beberapa dari bahan kimia kuat penyebab kanker yang diketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *