Fakta : Diabetes Berkaitan Dengan Meningkatkan Kekentalan Darah

darah kental diabetesKetika kadar gula darah berada dalam kendali yang lebih baik, kekentalan cenderung membaik. Kadar gula darah yang tak terkendali bisa memicu individu pada kekentalan tinggi yang sebagian karena dehidrasi. Ketika gula darah melambung tinggi, ginjal kehilangan gula, dan gula membawa air bersamanya. Permasalahan kekentalan darah pada diabetes merupakan perhatian khusus karena kadar kekentalan tinggi bisa memegang peran dalam kerusakan ginjal dan saraf yang berkaitan dengan diabetes.” Kekentalan darah juga mempunyai peran dalam tekanan darah tinggi. Dalam penelitian populasi, semakin tinggi tekanan darah seseorang, akan semakin tinggi kecenderungan kekentalan darahnya. Bila seseorang bisa mengurangi hematokrit, tekanan darah akan cenderung berkurang. Ini memberikan manfaat ganda: tekanan darah dan kekentalan darah yang lebih rendah bekerja sama mengurangi risiko stroke.

Ironisnya, mereka yang sedang menjalani pengobatan diuretik (pil untuk mengurangi air tubuh) untuk tekanan darah mereka dalam beberapa hal mengabadikan masalah mereka. Alasannya adalah bahwa obat-obatan ini cenderung mengurangi volume darah, dan dengan demikian bisa berperan pada kekentalan darah. Diuretik tidak hanya menyebabkan kehilangan darah dari dalam tubuh, tetapi juga bisa berperan dalam hilangnya cairan dari sel darah merah-membuatnya kurang fleksibel dan kurang berbentuk.6r Ingat bahwa perubahan semacam itu akibatnya akan membuat semakin besar kemungkinan darah menggumpal. Perubahan yang sama juga bisa membuat tekanan darah tinggi yang menetap. Beberapa telah berspekulasi bahwa air bisa mempunyai peran lain dalam mengurangi tekanan darah tinggi dan dalam mencegah stroke.

Air murni sebenarnya bertindak sebagai diuretik ringan, Jika Anda minum lebih banyak air daripadayang Anda butuhkan, air yang berlebihan akan dibuang melalui ginlal. Ada satu kualifikasi yang tidak kentara: ginjal hanya bisa mengeluarkan air yang disertai sodium. Sebagai hasilnya, kelebihan air minum mengakibatkan hilangnya sekian banyak sodium. Jadi, minum banyak air murni membantu mengurangi simpanan sodium tubuh dan dengan demikian berperan dalam menurunkan tekanan darah. Kebiasaan gaya hidup lainnya bisa membantu memperbaiki ketidakstabilan darah. Faktor ini termasuk berhenti menghisap rokok, menghapus penggunaan alkohol, menurunkan berat badan (jika kelebihan berat badan), terlibat dalam olahraga teratur secukupnya, dan menjalani diet tinggi serat, rendah lemak, dan rendah protein.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *