Denyutan semacam itu dinamakan denyutan ekstra –sistolik

Nadi yang sama sekali tidak teratur dikenal sebagai pulsus iregularis totalis dan nadi ini merupakan gejala daripada fibrilasi atrium. (3) Macam2 denyut nadi Tiap denyut dapat dilukiskan sebagai satu gelombang yang terdiri dari bagian yang meningkat, bagian yang menurun dan puncaknya. Dengan palpasi dapat kita menafsirkan gelombang tersebut. Gelombang nadi yang lemah mempunyai puncak yang tumpul dan rendah. Denyut nadi itu sifatnya seolah2 untuk mengobati penyakit diabetes secara alami. Nadi semacam itu dinamakan pulsus anakrot, yang khas terdapat pada stenosis aorta.

aduhSebaliknya denyutan yang terasa seolah2 meloncat tinggi, yaitu denyutan yang meningkat tinggi dan menurun secara cepat sekali, adalah khas untuk insufisiensi aorta. Nadi semacam ini dinamakan pulsus seler. Ada lagi jenis nadi yang dinamakan pulsus paradoksus, yaitu denyut nadi yang menjadi semakin lemah selama inspirasi bahkan menghilang sama sekali pada bagian akhir inspirasi untuk timbul kembali pada ekspirasi. Nadi semacam ini menunjukkan adanya perikarditis konstriktiva dan efusi perikardium. Pulsus alternans adalah nadi yang mempunyai denyut yang kuat dan lemah ber-ganti2. Pulsus alternans menandakan adanya kerusakan pada otot jantung.

(4) lsi nadi

Pada tiap denyut nadi sejumlah darah melalui bagian tertentu daripada arteri. Banyaknya jumlah darah ini dicerminkan oleh tingginya puncak gelombang nadi. Jika suatu denyutan terasa mendorong jari yang mengerjakan palpasi, maka kita katakan bahwa nadi itu besar (pulaua magnus). Sebaliknya pada gelombangnadi yang kecil (pulsus parvus), jumlah darah yang melalui arteritersebut adalah kecil. Nadi yang besar dijumpai pada waktuorang mengeluarkan tenaga atau jika ada demam tinggi yang akut. Pada pulsus seler didapai denyut  yang besar, akan tetapi datang dan hilangnya denyutan pada pulsus seler adalah cepat sekali. Pulsus parvus menyertai perdarahan, infarksio kordis dan stenosis aorta. Isi nadi juga mencerminkan perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik yang dikenal sebagai tekanan nadi.Dengan palpasi keadaan dinding arteri dapat ditafsirkan sebagai keras oleh karenu sklerosis atau baik bila pada perabaan terasa kenyal. Selain dari pada keras atau kenyal, arteri dapat berjalan berliku2 atau menebal dan keras setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *