Hal ini memberikan kesan akan adanya suatu gen garis kuman dasar yang sanggup mengalami mutasi somatik

dna diebnLagi pula analisa rantai pendek dari mieloma-/\ yang dihasilkan jenis mencit dari keturunan yang sejenis menunjukkan bahwa rantai pendek tersebut 9/15 adalah identik. Enam protein yang tersisa hanya berbeda satu dan paling banyak dua asam amino, sesuai dengan mutasi saru atau dua dtik pada daerah-daerah yang sangar variabel. Mekanisme demikian dapat menerangkan dengan memuaskan mengapa demikian banyak klon yang dihasilkan berbagai binatang dengan susunan genetik yang sama, diimunisasi unruk mendapatkan respons antibodi DNF dengan klonalitas terbaras (misalnya beberapa antibodi yang identik pada fokus iso-elektrik sedangkan yang lain tidak sama.

Misalnya sukar untuk menerima adanya pertanda alotipik (tempar a) pada daerah var-iabel rantai panjang Ig kelinci yang memisah sebagai obat dm tipe 1 suatu sifat Mendel tunggal (bandingkan lagi Gambar 4.7), meskipun kritik ini tidak difat dipertahankan bila telah dipastikan bahwa alotipe tempat sebenarnya selalu ada pada tiap binatang (yaitu merupakan isotipe) tetapi pemunculannya dikendalikan oleh gen alotipik tunggal. Lebih sulit untuk menerangkan gen V dalam jumlah besar yang menandai residu asam amino kbusus spesies tertenru pada daerah variabel karena ini berarti ada pembedaan spesies sebelum perluasan persediaan gen V. Terpaksa dikemukakan teori tentang mekanisme tertentu untuk mempertahankan sejumlah besar gen V agar jangan hilang melalui pergeseran genetik yang disebabkan oleh mutasi sembarangan dalam garis kuman (meskipun mutasi pada daerah sangat variabel dapat diterima bahkan diinginkan).

Klon yang identik melambangkan gen garis kuman dan yang lain, klon yang berasal dari mutasi somatik; sudah pasti karya Cunningham menimbulkan kesan bahwa spesifisitas baru dapat timbul pada suatu bagian kecil dari keturunan klon yang terangsang. Harus diakui bahwa lapangan ini masih merupakan sesuatu yang  kontroversialtgtp! suaru sistem demikian memungkinkan seseorang untuk memulai kehidupan dengan gen garis kuman dalam jumlah yang relatif kecil dan bila ini menandai antibodi yang khusus terhadap patogen-patogen utama, akan ada tekanan seleksi untuk mempertahankan kumpulan gen garis kuman karena mutasi akan berakibat hilangnya antibodi penting dan menyebabkan tuan rumah peka terhadap kuman-kuman patogen terhadap mana antibodi ini sebenarnya diarahkan (Cohn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *