medula spinalis mengalami gangguan karena dislokasi akibat “whiplash lesion”

Pada tiap kasus yang disangka suatu “whiplash lesion” – berdasarkan atas anamnesa yang khas, nyeri di leher yang hebat dengan atau tanpa tetraparesis – hendaknya inspeksi dan palpasi saja yang dilakukan sedangkan pemeriksaan motilitas tulang belakang bagian servikalis hendaknya jangan dilakukan. Lordosis servikalis tampak mendatar pada hernia nukleus pulposus servikalis. walaupun lebih jarang terjadi di bagian servikalis, hernia nukleus pulposus servikalis harus difikirkan apabila terdapat pendataran lordosis servikalis pada pasien yang mengeluh nyeri di reher yang menjalar ke lengan. Juga parestesia radikuler dapat menyertai nyeri tersebut. Keluhan2 itu timbulnya pada waktu kepala ditengadahkan atau dianggukkan. Apabila juga perasa “seperti di-setroom” bangkit di lengan pada waktu kepala digerak2kan ke berbagai jurusan, maka gejala ini dinamakan tanda Lhermitte positif.

Gejala ini nrencerminkan suatu kompresi pada satu segmen medula spinalis bagian servikalis bawah. Terdapatnya penonjolan yang menghilangkan lordosis servikalis harus diasosiasikan juga dengan spondilitis tuberkulosa. walaupun jarang ditemukan, namun spondilitis tuberkulosa di bagian servikalis bisa berkembang, lebihlebih pula jika terdapat abses tuberkulosa retrofaringeal yang menimbulkan pembengkakan dan nyeri pada leher. Lokalisasi spondilitis tuberkuiosa yang paling sering ialah di baqian torakalis, terutama bagian pertengahan torakalis. penonjolan yang tajam pada tulang belakang bagian torakalis menunjukkan tempat korpus vertebraiis bagian anterior menjadi tipis.

Karena itu, korpora vertebralis di atas dan di bawahnya saling berdekatan dan rnengakibatkan timbulnya penonjolan yang tajam pada garis prosesus spinosus. Gejala ini dinamakan gibus angularis. Gibus jenis lain ialah gibus arkuatus, yaitu suatu penonjolan tulang belakang yang tidak runcing.

Gejala ini tidak mempunyai arti patologik. Kebanyakan orang yang sudah lanjut usianya menunjukkan gibus arkuatus, atau dalam bahasa se-hari2 disebut bungkuk. Gibus runcing selalu patologik dan khas untuk spondilitis tuberkulosa. Adakalanya penonjolan tajam itu hampir tidak tampak, dan bisa diketemukan hanya dengan perabaan pada garis prcsesus spinosus. Justru gibus tajam yang kecil ini harus kita temukan oleh karena kalau gibus runcing itu sudah tampak dengan jelas, maka proses pada korpus vertebralis berarti sudah lanjut dpn medula spinalis sudah mengalami kompresi.

Baca juga artikel tentang obat alami diabetes paling ampuh yang sudah direkomendasikan ribuan ahli kesehatan dunia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *